Minggu, 02 Juni 2013

Hiruk Pikuk Kehidupan Manusia

Disini saya akan tulis apa yang terjadi,ketika saya pergi ke kota Gresik naik bis umum pada hari Rabu lalu tepatnya tanggal 29 Mei 2013.

Saya sangat senang melihat kehidupan manusia-manusia dilihat dari bis umum yang saya tumpangi. Saya sangat ingat pada pengamen cewek dengan 2 temannya cowok, ngamen di bis yang saya tumpangi arah ke kota Gresik.

Waktu itu bis penuh dengan penumpang, memang selalu penuh bis ke arah kota Gresik setiap saya naikin. Pengamen cewek itu naik bis dengan mengumpat karena apa, saya tidak tahu. Semua sontak langsung memerhatikan cewek tersebut,tetapi cewek itu tetap cuek. Cewek pengamen itu manis lah,dan suaranya bagus menurut saya.


Dalam pemikiran saya, kasihan cewek itu,cewek semanis dan suaranya sebagus itu harus ngamen dengan 2 teman cowoknya. Tetapi dia harus melakukan hal itu untuk mencari sesuap nasi dengan teman-temannya. Sepertinya dia sudah lama mengamen,dilihat dari sikap dia ngamen. Dia sangat cuek tidak kikuk dengan penumpang laki-laki. Saya berharap dia  tidak tersangkut dengan pergaulan bebas.

Ada  lagi yang saya ingat  itu hari ini,ketika saya mau pulang ke Malang dari Gresik.Saya juga naik bis ekonomi lagi.

Tadi saat saya naik bis kota, ada 2 pengamen anak kecil cewek. Suara anak kecil itu tidak begitu bagus tetapi mereka berdua tetap percaya diri untuk ngamen, demi membantu orang tua. Tadi bis kota tidak begitu penuh sehingga mereka berdua duduk tepat dibelakang saya,menghitung penghasilan yang mereka dapat. Ada bapak-bapak yang duduk dibelakang 2 pengamen anak kecil itu, ngobrol dengan mereka,tidak sengaja saya mendengarnya. berikut percakapan mereka.

Bapak-bapak : heh, kamu kelas berapa?
Anak kecil : kelas enam pak.
Bapak-bapak : lha temen mu itu?
Anak kecil : oh ini,kelas tiga pak.
Bapak-bapak : biasanya dapet berapa kamu sehari?
Anak kecil : Ya yang paling banyak dapat 50rb pak
Bapak-bapak : Lha bapak kamu kemana?
Anak kecil  : Di Kalimantan pak,minggat. sudah lama nggak pulang.
Bapak-bapak  : Lha ibuk?
Anak kecil  : nggak kerja pak.
Bapak-bapak  : Punya kakak?
Anak kecil  : punya 1 pak
Bapak-bapak  : Ya ngamen juga??
Anak kecil : iya pak
Bapak-bapak  : Berarti kamu habis pulang sekolah juga ngamen ya??
Anak kecil : iya pak
Bapak-bapak : Sudah lama ngamennya?
Anak kecil: Sudah pak, sudah sekitar 7 tahun nan
Bapak-bapak : Kamu nggak malu dengan teman-teman kamu?
Anak kecil : enggak pak


Anak sekecil itu,semuda itu harus sudah bekerja dari bis ke bis lain. Anak cewek itu cantik. Tapi sayang mereka harus membantu mencari nafkah untuk keluarga dan biaya sekolah mereka. Mereka tidak pernah lelah mengamen bolak-balik mencari tumpangan bis kota. Mereka tidak malu dengan apa yang mereka lakukan.Mereka harus bekerja sepulang sekolah dan hari libur dengan mengamen. Tapi mereka tetap ceria dan semangat melakukannya.


Dengan 2 kejadian tersebut kita seharusnya sadar dan sangat bersyukur dengan keadaan kita saat ini. Yang serba kecukupan atau bahkan lebih. Jangan sering mengeluh dengan keadaan kita karena yang dibawah kita masih banyak yang kekurangan,sering-sering lah melihat mereka. Kita akan selalu merasa lebih bersyukur lagi. 

Semoga bermanfaat tulisan saya :D :D


k.














0 komentar:

Posting Komentar

Tulisan Ku

Cerita Ku (11) Cerita Romance (3) Story (1) Tugas (8)

Popular Posts

 
;